Pages

Kamis, 05 Februari 2015

0 Misteri “Dua Planet Besar” Dibelakang Pluto

Sejak tahun 2006 silam, Pluto telah kehilangan gelarnya sebagai planet di dalam Tata Surya (Solar System) kita dan dikategorikan sebagai “planet katai” atau benda langit berukuran lebih kecil dari planet.

Mengingat hingga kini tidak ada planet besar lain di Tata Surya yang lebih jauh selain planet katai Pluto, maka ilmuwan dunia memutuskan Tata Surya kita hanya mempunyai 8 planet saja. Maka planet Neptunus pun dinobatkan sebagai planet terluar.

Namun, hal itu sepertinya bakal berubah. Usut punya usut, ahli astronomi dari Universitas Cambridge dan Universitas Madrid telah menemukan tanda-tanda dari keberadaan planet lain, di luar Pluto.

Semua itu berawal saat ilmuwan mengetahui pola gerakan aneh pada planet-planet kerdil di sekitar Pluto yang biasa disebut ‘ETNO’. Lintasan planet ETNO baru-baru ini diketahui mempunyai kecenderungan untuk berubah-ubah, layaknya terkena gaya gravitasi sebuah planet besar.


Dua Planet Besar misterius dibelakang Pluto,

“Dari perubahan orbit (lintasan) planet ETNO yang tidak diperkirakan sebelumnya itu, membuat kami yakin ada dorongan dari benda langit lain. Dorongan itu juga mengubah susunan planet ETNO,” ujar Carlos de la Fuente Marcos, ahli astronomi dari Universitas Madrid, (15/01/2015).

Dr. Marcos pun menduga sumber dorongan dahsyat itu berasal dari planet misterius. Bahkan, dia mengatakan bila setidaknya ada lebih dari satu planet misterius yang mampu menyebabkan planet-planet kerdil ETNO berubah lintasannya!

“Jumlah pastinya belum pasti mengingat data masih terbatas, namun perhitungan kami menunjukkan setidaknya ada dua planet baru bahkan lebih di Tata Surya kita,” tambah Dr. Marcos.


New view of the Outer Solar System.

Sebelumnya, ilmuwan memang mempunyai teori bila tidak ada planet yang mampu mempunyai lintasan melingkar di luar planet Neptunus. Lintasan melingkar dikenal sebagai salah satu tanda bahwa planet tersebut mengelilingi matahari dan menjadi bagian Tata Surya kita.

Akan tetapi, kemudian ditemukanlah Pluto yang berhasil membantah teori itu. Meski akhirnya Pluto sendiri dinyatakan tidak lagi memenuhi ‘syarat’ sebagai sebuah planet karena ukurannya terlalu kecil.


Planet-X, Nibiru dan Harcobulus

Bila prediksi ilmuwan akan adanya dua planet lain yang berada dalam Tata Surya kita tenyata benar, sekali lagi teori tak adanya planet besar dibelakang Puto akan terbantahkan. Selain itu, penemuan itu juga akan merubah susunan planet yang ada di Tata Surya saat ini, bukan lagi 8 planet namun 10 planet.

Tapi itu pun harus dapat dilihat dulu sebesar apa ukuran planetnya. Apakah keberadaan planet misterius ini yang membuat konspirasi selama ini, mengenai sebuah planet yang tak bernama, lalu dinamakan sebagai “Planet-X”? Banyak konspirasi hingga penamaan Planet-X ini, dan menyebutkannya sebagai Planet Nibiru atau Planet Anunnaki atau Planet Harcobulus.

Entah apa planet-planet itu berbeda atau hanya satu, namun yang jelas banyak peneliti, ilmuwan, astronomis hingga saintis yang menduga bahwa tidak tertutup kemungkinan bahwa keberadaan “Planet Besar” itu bisa jadi memang ada.

Bagi ilmuwan, Planet-X memang banyak menuai kontroversi dan konspirasi selama ini. Planet misterius ini disinyalir memiliki lintasan sangat elips bagaikan lintasan komet. Oleh karenanya, maka ia butuh ribuan tahun untuk kembali lagi mendekati matahari lalu mengelilinginya dan kemudian kembali menjauh.

Planet-X inilah yang dituduh dapat menyebabkan “kiamat kecil” karena terancamnya planet-planet lain di Tata Surya akibat ukurannya yang sangat besar maka gravitasinya juga sangat besar.

Gravitasinya dapat “merusak” jalur planet lain bahkan lintasan dan atmosfir hingga gravitasi planet-planet lain termasuk Bumi jika Planet-X masuk dari luar Pluto untuk kembali lagi mendekati Matahari, setelah ribuan tahun ia menjauh. Mungkinkah dorongan-dorongan gravitasi yang mengubah susunan planet ETNO adalah akibat dari keberadaan Planet-X? Jika benar, selamat datang hari kiamat.

search

YANG NYASAR DI BLOG