Pages

Rabu, 20 Maret 2013

0 Mau Tahu Isi Kokpit Mobil F1 ? Lihat ini...


Formula 1 adalah salah satu olahraga yang penuh risiko. Mereka harus memacu mobil dengan kecepatan tinggi, mendengar instruksi tim konstruktor sampai memperhatikan arena. Oh ya, dan yang tak kalah perlu diperhatikan mereka harus mengemudikan mobil yang kompleks.

Pada ruang kemudi atau kokpit, begitu banyak instrumen. Nah, jika Anda ingin mengendarai mobil Formula One, pertama-tama Anda harus memerhatikan ruang kontrol di lingkar kemudi dari sebuah mobil baru McLaren MP4-28 ini.
Kokpit mobil F1 adalah tempat yang sederhana, kursi yang dibentuk sedemikian rupa, sabuk pengaman empat titik dan hampir seluruh bagiannya terbuat dari serat karbon. Semua tombol pengendalian dari mobil ultra-canggih dengan mesin bernilai miliaran rupiah ini ditempatkan di lingkar kemudinya, dan pembalap harus mengoperasikannya di kecepatan mendekati hampir 322km/jam, dengan mengenakan sarung tangan besar yang tahan api.
1. Tombol hijau 'N'
Mari kita mulai dengan yang mudah. Tombol hijau besar bertuliskan N merupakan petunjuk untuk netral. Kita mungkin pernah melihat ini semua dalam mobil kita, dan tombol itu sangat berguna bagi para pembalap F1 yang ingin kembali ke pit stop.

2. Tombol hijau '+10'
Tombol hijau ‘+10' digunakan oleh pembalap ketika ia melihat data dalam mobilnya, tombol tersebut bisa membuka 10 halaman sekaligus. Pasti ada banyak data di mobil itu.

3. Switch berwarna merah
Di pinggir kemudi, switch merah yang bisa diputar dan bertuliskan angka di atasnya adalah switch untuk transmisi mobil. Tombol ini memungkinkan pembalap menyesuaikan pengaturan transmisi mobil dengan cepat, menyesuaikan cengkeraman mobil dan menyesuaikan kekuatannya.

4. Lipstick merah
Ini bukanlah istilah teknis, namun tombol merah yang terlihat seperti lipstik sebenarnya adalah switch radio. Alat ini digunakan oleh pembalap untuk berbicara dengan rekannya di pit stop.

5. Tombol kuning bertuliskan ‘OT’
Pembahasan kita semakin menarik. Tombol kuning bertuliskan ‘OT’ merupakan tombol yang digunakan untuk meningkatkan kinerja mesin saat akan digunakan untuk menyalip pembalap lainnya. Tombol ini biasanya dioperasikan bersamaan dengan DRS dan KERS, kita akan membahas tombol itu nanti. OT merupakan kepanjangan dari ‘over take’.

6. Tombol putih bertuliskan 'X'
Kelihatannya mungkin tombol itu mempunyai fungsi yang canggih, tetapi sebenarnya tombol 'X' putih hanya berfungsi untuk menerima dan mengaktifkan halaman data pengemudi. Mengecewakan.
Sekarang kita berada di jantung kemudi F1.


1. Tombol hijau '+1'
Tombol ini memungkinkan pembalap membolak-balikan halaman data dashboard satu per satu.

2. Tombol kuning 'P'

Tombol ini adalah pit lane speed limiter. Dengan menekan tombol ini, maka kecepatan mobil akan merosot ke kecepatan 80km/jam untuk menghindari sanksi saat melaju di pit.

3. Switch berwarna hijau
Switch bertuliskan nomor ini digunakan untuk mengontrol Kinetic Energy Recovery System  (KERS). Tombol ini digunakan untuk menyimpan energi kinetik sebagai listrik dan dapat digunakan untuk kinerja ekstra pada mobil. Pembalap dapat menentukan berapa banyak energi yang disimpan mobil dengan tombol ini.

4. Tombol merah
Tombol ini digunakan untuk mengontrol Drag Reduction System. Sistem tersebut menggerakkan sayap belakang untuk mengurangi hambatan udara dan meningkatkan kecepatan pada lintasan lurus. Namun jangan lupa untuk mengembalikan sistem tersebut pada tikungan berikutnya atau dinding ban di pinggiran lintasan menanti.
 

Tombol kontrol lebih banyak di sisi kanan atas dari lingkar kemudi F1.



1. Tombol hijau '+1'
Tombol ini memungkinkan pembalap membolak-balikan halaman data dashboard satu per satu.
2. Tombol kuning 'P'
Tombol ini adalah pit lane speed limiter. Dengan menekan tombol ini, maka kecepatan mobil akan merosot ke kecepatan 80km/jam untuk menghindari sanksi saat melaju di pit.
3. Switch berwarna hijau
Switch bertuliskan nomor ini digunakan untuk mengontrol Kinetic Energy Recovery System  (KERS). Tombol ini digunakan untuk menyimpan energi kinetik sebagai listrik dan dapat digunakan untuk kinerja ekstra pada mobil. Pembalap dapat menentukan berapa banyak energi yang disimpan mobil dengan tombol ini.
4. Tombol merah
Tombol ini digunakan untuk mengontrol Drag Reduction System. Sistem tersebut menggerakkan sayap belakang untuk mengurangi hambatan udara dan meningkatkan kecepatan pada lintasan lurus. Namun jangan lupa untuk mengembalikan sistem tersebut pada tikungan berikutnya atau dinding ban di pinggiran lintasan menanti.


Sekarang kita ke sisi sebelah kanan bawah dari lingkar kemudi F1 McLaren.


1. Tombol biru bertuliskan 'confirm'
Tombol ini digunakan ketika suara bising mesin menghalangi pendengaran Anda saat berkomunikasi dengan rekan, karena kondisi saat itu sama seperti ketika Anda menangkis terjangan kamikaze 241km/jam dari Michael Schumacher. Menekan tombol itu dapat berarti bahwa pembalap telah menegaskan bahwa ia telah mendapat pesan tanpa harus bicara. Mungkin tombol tersebut bisa juga diberi label 'jangan sekarang'... atau sesuatu yang lain.

2. Tombol ‘drinks’
Mengendarai mobil F1 merupakan pekerjaan yang membuat haus dan tombol ini dapat melegakan dahaga para pembalap. Tombol itu dapat mengeluarkan air dalam hitungan sepermilidetik.

3. Tombol ban
Tombol besar yang tampak mengesankan di bagian bawah gambar ini adalah tombol untuk mengatur fungsi ban. Pembalap menyesuaikan tombol ini untuk memberitahu komputer ban apa yang dipasang pada mobil sehingga dapat mengubah penyetelan yang sesuai.




Bagian bawah kemudi MP4-28 relatif kecil di kiri bawah dan memiliki fungsi sebagai berikut.
1. Tombol ungu
Tombol ungu di bagian kiri bawah kemudi terlihat cukup berbahaya tapi ini merupakan tombol multifungsi dan mengatur lebih dari 50 penyetelan yang berbeda di mobil. Mulai dari layar pada dashboard hingga parameter mesin.
2. Logo Mercedes-Benz
Tombol ini mengingatkan pembalap McLaren tentang siapa yang membuat mesin mobil mereka.
Bagaimana, sudah cukup tahu, kan. Apakah itu semua cukup dan selesai dibahas? Harus berpikir dua kali, karena masih banyak lagi di belakang.

Keluar dari pandangan di belakang kemudi, pembalap masih memiliki paddle shifters untuk mengubah transmisi, tombol itulah yang memberikan dorongan tenaga KERS dan kopling, walaupun hanya digunakan untuk menyalakan mobil.






Sumber:
plasa

0 Foto Kilat Menakjubkan Saat Letusan Gunung Berapi

Seorang fotografer, Martin Rietze, berhasil mengabadikan peristiwa langka: letusan gunung berapi yang melontarkan cahaya kilat yang fenomenal.

Berprofesi sebagai fotografer vulkanik, Martin pergi ke Jepang untuk menyaksikan letusan Gunung Sakurajima di selatan Kyushu. Di lokasi inilah, ia membuat gambar-gambar memukau saat letusan, karena penampakan petir saat gunung memuntahkan magma dibarengi asap yang membumbung tinggi.

Penampakan petir saat gunung meletus masih jadi perdebatan di kalangan ilmuwan. Satu hipotesis menyatakan bahwa gelembung magma yang terlempar,  atau abu vulkanik itu sendiri bermuatan listrik, karena itulah penyebab timbulnya petir.

 






Sekilas Martin Rietze:
Rietze telah memotret gunung berapi selama sepuluh tahun, dan berbagai karyanya yang terkenal bisa dilihat pada galeri online:  Alien Landscapes on Planet Earth.

Pengalamannya pertama kali saat melihat letusan Gunung Etna di Sisilia. Dan hingga saat ini, ia tidak memiliki rencana untuk melepaskan karir penuh resiko tersebut.




Sumber:
amusingplanet

0 Berdoa, Cara Akhir Tangkal Asteroid ke Bumi


Kepala NASA Charles Bolden mengungkapkan, bahwa salah satu cara ampuh untuk menangkal datangnya asteroid besar ke Bumi adalah dengan cara berdoa.
 
Pernyataan itu terlontar dari mulut Bolden kala berbicara di depan anggota parlemen Amerika Serikat di sebuah acara Sidang Komite Sains.
 
Saran itu menggambarkan kepasrahan ketika ada asteroid menuju ke Bumi. Memang. Sampai saat ini belum ada cara yang benar-benar jitu untuk menangkal serangan asteroid ke Bumi.
 
Seperti pada bulan Februari lalu, sebuah asteroid yang diperkirakan berdiameter 45 meter menghantam kawasan Chelyabinsk, Rusia. Hantamannya menghancurkan ribuan bangunan rusak dan 1.500 orang terluka.
 
Sementara, beberapa hari sebelumnya, sebuah asteroid berukuran lebih besar melintas di dekat Bumi dengan jarak 17.200 mil dari permukaan. Akibatnya, beberapa jaringan satelit TV dan telekomunikasi sempat mengalami gangguan.
 
"Peristiwa-peristiwa itu menunjukkan bahwa pada sistem Tata Surya terdapat banyak benda langit yang berpotensi membahayakan kesinambungan makhluk Bumi," kata Eddie Bernice Johnson, perwakilan Partai Demokrat dari Texas, dilansir Reuters, 21 Maret 2013.
 
Sementara menurut Lamar Smith, perwakilan Partai Republik dari Texas, manusia masih sangat beruntung lolos dari ancaman asteroid pada bulan lalu. "Kita hanya mendapat kepanikan saja dan bukan bencana nyata," ungkap dia.
 
Sampai saat ini, NASA telah menemukan sekitar 95 persen obyek-obyek yang terbang di dekat Bumi. Ada yang berukuran 900 meter, bahkan berdiameter lebih besar.
 
"Bayangkan, jika ada sebuah asteroid berukuran satu kilometer menghantam Bumi. Sudah dipastikan itu akan mengakhiri peradaban di Bumi," kata John Holdren, staf ahli Presiden Amerika Serikat Bidang Sains dan Teknologi.
 
Saat ini, lanjut dia, NASA telah meningkatkan upaya pemantauan benda-benda langit dengan membangun mitra dengan institusi internasional. "Itu dilakukan untuk menciptakan teknologi yang dapat menangkal serangan asteroid ke bumi," kata Holdren.
 
Contoh dari serangan asteroid yang berakibat fatal di bumi adalah pada 66 juta tahun lalu, di mana sebuah asteroid berukuran sangat besar menghantam sebuah wilayah di Meksiko. Konon, serangan itulah yang menjadi penyebab punahnya dinosaurus, tanaman, dan hewan-hewan purba di Bumi.
 
Jadi, saran NASA cukup beralasan. Tidak ada salahnya Anda berdoa untuk menghindari asteroid datang dan benar-benar mampir ke Bumi. (IRIB Indonesia / Viva / SL)

Selasa, 19 Maret 2013

0 Warga Negara AS Jadi PM Oposisi Suriah

Koalisi Nasional Oposisi Suriah yang didukung asing telah memilih seorang warga negara Amerika kelahiran Suriah sebagai perdana menteri dari apa yang disebut pemerintah sementara.

Ghassan Hitto terpilih pada Selasa (19/3) pagi dengan 35 suara dari total 48 pemilih dalam pertemuan para pemimpin oposisi di Istanbul, Turki. 63 anggota oposisi hadir dalam pertemuan yang berlangsung selama 14 jam itu. Press TV melaporkan.

Hitto lahir di Damaskus pada tahun 1963 dan telah tinggal di AS selama beberapa dekade. Dia tinggal di negara bagian Texas sampai saat ini.

Pria 50 tahun itu menetap di Turki pada November lalu dalam upaya untuk mengelola bantuan militer ke daerah-daerah yang dikuasai militan yang didukung asing di Suriah.

Pertemuan Istanbul awalnya direncanakan digelar bulan lalu. Namun, menghadapi penundaan selama beberapa kali menyusul perpecahan di antara para tokoh senior oposisi. Anggota koalisi lainnya dalam pemilihan itu juga menarik diri dari proses pemilihan.

Pemilihan itu terjadi beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan, Washington tidak akan menghalangi langkah dari negara-negara Eropa jika mereka memutuskan untuk mempersenjatai militan yang berperang melawan pemerintah Damaskus.

Terpilihnya Hitto tak lepas dari peran sekretaris jenderal koalisi Mustafa Sabbagh. Pengusaha ternama ini mempunyai koneksi dengan negara-negara Arab dan Ikhwanul Muslimin. (IRIB Indonesia/RM)

Minggu, 17 Maret 2013

0 Iran Luncurkan Kapal Perusak Jamaran 2 di Laut Kaspia


Republik Islam Iran meluncurkan kapal perusak produksi dalam negeri, Jamaran 2, di Laut Kaspia dekat utara kota pelabuhan, Bandar Anzali, di hadapan Presiden Mahmoud Ahmadinejad.

Jamaran 2 telah dirancang dan dibangun oleh para ahli di Kementerian Pertahanan Iran dan memiliki peralatan navigasi dan sistem pertahanan yang kompleks.

Kapal perusak berbobot 1.420 ton ini didukung oleh mesin berkekuatan 20.000 tenaga kuda dengan kecepatan 30 knot. Selain itu, Jamaran 2 memiliki kemampuan untuk membawa helikopter, berbagai jenis rudal permukaan ke permukaan dan permukaan ke udara, artileri canggih dan sistem torpedo. Kapal ini juga dilengkapi dengan sistem perang elektronik.

Jamaran 2 adalah simbol dari kemampuan dan kekuatan Republik Islam dan menyampaikan pesan perdamaian dan persahabatan ke negara-negara Laut Kaspia.

Kapal perusak itu secara resmi akan bergabung dengan armada Angkatan Laut Iran dalam enam bulan ke depan setelah tes akhirselesai.

Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Hassan Firouzabadi juga menghadiri upacara peluncuran tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran telah membuat prestasi besar di sektor pertahanan dan mencapai swasembada dalam memproduksi peralatan militer dan sistem penting.

Angkatan Laut Iran meluncurkan kapal perusak pertamanya, Jamaran, di perairan Teluk Persia pada bulan Februari 2010. Kapal yang bobotnya 1.420 ton itu dilengkapi dengan sistem radar modern dan kemampuan perang elektronik lainnya.

Meski Iran telah meraih kemajuan di bidang militer tetapi Tehran berulang kali meyakinkan negara lain terutama negera-negara tetangga bahwa kekuatan militernya tidak menimbulkan ancaman bagi negara-negara lain karena doktrin pertahanan Republik Islam sepenuhnya didasarkan pada pencegahan.(IRIB Indonesia/RA)

0 Moyang Unta Ternyata Pernah Hidup di Kutub


 
 Julius Csotonyi Moyang unta ternyata pernah mendiami wilayah lintang tinggi, wilayah kutub. 
OTTAWA, Biologi Agdat. Unta dikenal sebagai binatang yang hidup di daerah gurun dan kering. Namun, pada masa lalu, di pertengahan era Pliosene, moyang hewan ini ternyata pernah hidup di daerah dingin, sangat dekat dengan kutub.

Fakta ini terungkap dari hasil temuan fosil unta oleh tim peneliti di Canadian Museum of Nature di Ottawa.

Tim peneliti yang dikomandani oleh paleobiolog Natalia Rybczynski berhasil menemukan fosil unta yang diperkirakan berusia 3,5 juta tahun di Pulau Ellesmere. Pulau itu terletak di bagian paling utara Kanada, Nunavut.

"Fosil ini adalah bukti pertama yang menunjukkan bahwa unta pernah hidup di daerah itu," kata Rybczynski kepada Livescience, Selasa (5/3/2013).

"Temuan ini mengejutkan kami. Sebabnya, kita sering mengasosiasikan unta sebagai hewan yang hidup di habitat beriklim kering (arid) dan setengah kering (semi-arid)," urainya lagi.

Ada 30 buah tulang yang merupakan bagian tulang kering fosil unta yang berhasil ditemukan tim peneliti. Tulang-tulang itu kemudian diidentifikasi menggunakan metode collagen fingerprinting. Jumlah protein, bernama Kolagen Type I, yang terkandung dalam tulang tersebut dihitung.

Berdasarkan hasil analisis yang dipublikasikan pada Jurnal Nature Communications kemarin terungkap bahwa nenek moyang unta yang ditemukan berusia 3,5 juta tahun dan ukurannya 1/3 kali lebih besar daripada unta modern yang hidup saat ini.

Rybczynski mengatakan, kondisi pada masa 3,5 juta tahun lalu memang memungkinkan bagi unta untuk bisa hidup di daerah dekat dengan kutub. Pertengahan era Pliosene itu dikenal dengan kondisinya yang hangat. Suhu global masa itu 2-3 derajat Celcius lebih hangat dari suhu saat ini.

Ke depannya, Rybczynski dan timnya berencana untuk meneruskan pencarian unta di daerah sekitar kutub utara. "Kami berharap bisa menemukan bukti lainnya," kata Rybczynski. 

Sumber :LiveScience

search

YANG NYASAR DI BLOG