Pages

Selasa, 15 Januari 2013

0 Netanyahu Dinilai Kobarkan Perang Terbuka dengan Palestina



Fathi Abu al-Aradat, wakil PLO di Lebanon mengatakan, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu telah memulai perang terbuka dengan bangsa Palestina.

Al-Aradat Selasa (15/1) saat diwawancarai IRNA di Beirut menandaskan, kabinet Netanyahu terburuk dalam sejarah rezim ilegal Israel, karena kabinet ini sejak lama menyatakan perang terbuka dengan bangsa Palestina.

Ia juga menilai program judaisasi al-Quds dan tempat-tempat suci Islam serta Kristen termasuk contoh nyata dari perang terbuka rezim ini. "Langkah ini direalisasikan dengan perampasan tanah Palestina serta pembangunan distrik Zionis," tandasnya.

Petinggi Palestina ini seraya memuji peningkatan status Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai negara pengamat non anggota mengatakan, musuh harus menyadari bahwa berlanjutnya represi dan arogansi malah mengobarkan semangat muqawama rakyat dan akan meluas ke seluruh wilayah Palestina pendudukan.

Ia menekankan bahwa di kondisi seperti ini yang paling penting bagi bangsa Palestina adalah menjaga persatuan di antara mereka. "Gerakan diplomasi di tingkat internasional juga harus dilanjutkan sehingga muqawama bangsa Palestina mendapat dukungan besar," tambah al-Aradat.

Seraya mengisyaratkan pertemuan terbaru Mahmoud Abbas, ketua Otorita Ramallah dan Khaled Meshal, ketua Biro Politik Hamas, Abu al-Aradat mengingatkan, pertemuan yang ditujukan untuk menindaklanjuti proses rekonsiliasi antar kubu Palestina berhasil baik dan banyak menghasilkan kesepakatan penting.

Menurutnya di pertemuan tersebut ditekankan hak pembentukan negara independen Palestina dengan ibukota al-Quds. "Kedua pihak dalam berbagai lobinya juga menekankan hak kepulangan pengungsi Palestina dan muqawama menghadapi rezim ilegal Israel," tambah Abu al-Aradat. (IRIB Indonesia/MF)

search

YANG NYASAR DI BLOG