Pages

Kamis, 06 September 2012

0 Supervolcano di AS Bisa Mengancam Bumi?

Ancaman mengintai dari Taman Nasional Yellowstone yang indah
Ancaman mengintai dari Taman Nasional Yellowstone yang indah (dailygalaxy.com) (dailygalaxy.com)
Sulit untuk tidak merasa kagum kala berdiri di tengah Taman Nasional Yellowstone. Saat geyser Old Smith menyembur, seakan mencapai langit. Saturasi warna biru dan hijau di kolam geotermal berpinggiran terang, menawarkan pemandangan yang indah.

Pegunungan yang menjulang diselimuti vegetasi lebat, menyediakan tempat tinggal bagi hewan-hewan liar. Namun, di balik keindahan Yellowstone, ancaman mengintai. Sebuah gunung berapi besar (supervolcano) yang cukup kuat untuk menghancurkan sebagian besar wilayah Amerika Serikat dan mengubah dunia, bersemayam di sana.

"Yellowstone dan sejumlah gunung berapi di dunia disebut supervolcano. Alasannya, ukurannya yang besar," kata Hank Hessler, ahli geologi Yellowstone di negara bagian Wyoming, AS.

Selain ukurannya, supervolkano juga mampu menghasilkan letusan dahsyat dengan area lebih dari 1.000 kilometer kubik (240 mil kubik). Saat magma dalam bumi tak mampu menembus kerak. Menciptakan tekanan besar yang terus mendorong magma hingga tercipta kolam magma yang cukup besar.

Ini contoh perbandingannya: pada 18 Mei 1980, Gunung St Helens meletus, yang dari segi kekuatan maupun kerugian ekonominya terparah sepanjang sejarah AS. Sebanyak 57 orang tewas, dan puncak gunung berkurang dari 2.950 meter berkurang menjadi 2.550 m.

Sementara saat supervulcano Yellowstone erupsi 2,1 juta tahun lalu, kekuatannya 25.000 kali kekuatan St Helens. Dua letusan lainnya, 1,3 juta tahun lalu dan 640 ribu tahun lalu, meski lebih kecil dari yang pertama, jauh lebih dahsyat dari letusan gunung normal lainnya.

Atau dengan kata lain, berada di atas taman nasional yang tenang itu sejatinya sedang duduk di atas mulut raksasa tidur.

Karakteristik supervolcano tidak seperti gunung kebanyakan yang berbentuk mengerucut. Sebaliknya, gunung super punya apa yang disebut kaldera, area luas yang melesak masuk ke dalam tanah akibat erupsi mahadahsyat yang membuat tanah meledak dan jatuh kembali, beristirahat panjang. Untuk akhirnya terbangun lagi pada suatu masa nanti.

Geofisikawan Bon Smith adalah orang yang kali pertama menyebut Yellowstone sebagai kaldera hidup yang bernafas pada 1979. Kini ia mengepalai Observatorium Volcano Yellowstone di University of Utah. "Yellowstone punya arti sangat penting, dia adalah laboratorium saya," kata dia.

Smith dan timnya memasang serangkaian sensor berbeda di sekitar taman nasional, sehingga mereka bisa mengawasi tanda-tanda vital. Mereka mengukur gerakan tanah dan mencatat gempa yang terjadi di area itu.

Sensor tersebut telah membantu Smith dan timnya mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di sana. Sedikitnya 8 kilometer di bawah permukaan, tersimpan batuan padat dan magma.

Dan di bawahnya, terdapat 57.000 kilometer kubik batuan yang sangat panas, energi di balik kolam menggelegak dan geyser di Yellowstone.

"Kiamat"
Apa yang akan terjadi jika Yellowstone meletus? Dalam bukunya "Windows into the Earth", Smith mengatakan, jika di masa depan ia kembali meletus, yang terjadi adalah petaka. "Sebuah kehancuran besar dan tak bisa dipahami," kata dia.

Sebelum letusan mahadahsyat itu terjadi, lindu besar akan kuat mengguncang area sekitarnya, lalu ledakan besar akan menyapu bersih Yellowstone, membuatnya lenyap dari peta.

Kemudian, awan panas dan batuan membara membakar apapun yang dilewatinya, dengan suhu mencapai ratusan derajat Celcius. Abu akan menyelimuti bagian barat AS, masuk ke mesin pesawat terbang, melumpuhkan transportasi udara, mengancam pasokan pangan dunia.

Jatuhnya korban jiwa tak bisa dicegah. Sekitar 87.000 orang akan tewas seketika, belum lagi yang menyusul akibat dampak susulan.

Kini yang jadi pertanyaan adalah, kapan Yellowstone akan meletus?

Untuk diketahui, tiga letusan gunung super itu terjadi dalam jeda sekitar 800.000 tahun. Orang-orang mulai berspekulasi, letusan selanjutnya tinggal menunggu waktu.

Apalagi, pada 2004, tim Smith menemukan ada kenaikan tanah, lalu kembali turun pada 2010 lalu. Seakan gunung itu sedang bernafas.

Namun, kata Smith, orang-orang tak perlu panik. "Kami telah menyusun skrenario kasar. Kami telah memperkirakan pola waktu dan ruang berdasarkan informasi gempa yang ada. Dan seperti pengalaman di bagian lain di muka bumi, kami menggunakan data tersebut untuk menginterpretasikan potensi ancaman dan risiko," tambah dia. Dengan mengetahui sifatnya, tindakan pencegahan untuk meminimalisasi risiko bisa dilakukan.
Menurutnya, ancaman paling dekat terkait Yellowstone adalah gempa bumi dan letusan-letusan kecil. Kemungkinan untuk terjadi lebih besar dari sebuah letusan kolosal. Sumber: CNN

0 Usia Kehidupan di Muka Bumi Diungkap



Permukaan bumi (ilustrasi)
Permukaan bumi (ilustrasi) (techmill.net)
Bumi diprediksi telah berusia 4,5 miliar tahun. Tapi bagaimana dengan umur kehidupan yang ada di muka bumi?

Para ahli sudah berpikir untuk menguak usia kehidupan di muka bumi melalui aktivitas biologi dalam lapisan bumi. Sejak 2006, ilmuwan telah menggambarkan aktivitas biologis dalam bentuk stromatolit, atau lapisan stuktur geologi kuno.

Lapisan ini membuktikan bahwa komunitas kehidupan kompleks pertama kali muncul di bumi sekitar 3,5 miliar tahun yang lalu. Kini, para ahli pun berusaha membuktikan usia kehidupan di bumi.

Seperti Apa?

Seperti dilansir dari laman Gizmodo, para ilmuwan turun ke kolam Pembentukan Strelley di Australia. Para ilmuwan ini memeriksa sulfur beberapa formasi batuan yang sampai di sana sebagai akibat dari aktivitas biologis.
Mereka telah melihat endapan ini sebelumnya, tapi kali ini mereka melakukan analisis melalui teknik yang berbeda. Analisis tersebut adalah distribusi isotop, sejenis elemen kimia, di setiap lapisan lebih menyeluruh. Dari sini mereka menemukan penguatan atas kesimpulan sebelumnya. Dalam laman Arc Technica, mereka menjelaskan.

"Banyak perbedaan dikaitkan dengan pencantuman bahan organik dalam batu. Nilai yang sama ditemukan dalam senyawa sulfur besi yang telah diendapkan. Nilai-nilai positif yang besar, penulis menyarankan, merupakan indikasi bahwa sumber asli belerang itu mungkin dari atmosfer, konsisten dengan apa yang kita ketahui, itu kemungkinan komposisi selama era Arkean," kata peneliti seperti dikutip dari Arc Technica.

Era Arkean merupakan skala waktu geologi yang berusia sekitar 3800 juta tahun yang lalu.

Dari penelitian tersebut kehidupan di muka bumi pun diperkirakan memilki usia yang sama tuanya dengan usia terbentuknya batu.[vivanews]

0 Demi Tarik Simpati Lobi Zionis, Obama Rela Akui Baitul Maqdis Ibukota Israel


Barack Obama, presiden AS saat ini dan kandidat pilpres dari kubu Demokrat mengakui secara resmi Baitul Maqdis sebagai ibukota Rezim Zionis Israel dan menetapkannya sebagai agenda kerja partainya. Hal ini dilakukan Obama demi meraih dukungan dari Lobi Zionis, khususnya mendekati pilpres di negara ini.

Menurut laporan Mehrnews mengutip Associated Press (AP) setelah muncul berbagai kritik atas agenda kerja kubu Demokrat yang tidak menyinggung Baitul Maqdis sebagai ibukota Israel, Barack Obama kini menunjukkan reaksinya.

Oleh karena itu, Barack Obama menuntut perubahan di agenda kerja Partai Demokrat. Ia meminta pengakuan resmi Baitul Maqdis sebagai ibukota Israel. Hal ini dilakukan Obama setelah tim sukses Mitt Romney dari kubu Republik mengkritik sang presiden karena menyinggung nama Baitul Maqdis sebagai ibukota Israel di agenda kerja partainya dan nama Tuhan.

Sementara itu, Romney seraya mengisyaratkan penambahan nama Tuhan di agenda kerja kubu Demokrat mengatakan, langkah tersebut dilakukan karena posisi dan popularitas partai ini di mata warga Amerika mulai memudar.

Disebutkan bahwa sejumlah kelompok pro Israel yang menghadiri kongres kubu Demokrat mengingatkan penghapusan nama Baitul Maqdis dari agenda kerja partai ini. Mereka juga menyebutkan bahwa agenda kerja Partai Demokrat tahun 2012 terkait Republik Islam Iran juga kurang kuat dan keras. (IRIB Indonesia/MF)

Rabu, 05 September 2012

0 Terjepit antara AS dan China ?


Oleh: Dinna Wisnu, Ph.D

Satu persatu pejabat tinggi sejumlah negara bertandang ke Indonesia. Dalam diplomasi, kunjungan pejabat tinggi setaraf menteri, perdana menteri dan presiden menandai sejumlah kemungkinan.

Pertama, ada agenda penting yang hanya bisa disampaikan dan dibicarakan langsung antarpejabat tinggi, entah karena kerahasiaan,sensitivitas, ingin mengikat komitmen, atau menembus batas-batas maupun kebuntuan yang sebelumnya sulit dilalui oleh korps diplomatik. Kedua, karena ada kondisi kritis yang menuntut penjelasan langsung dari pejabat tinggi.

Dalam hubungan diplomatik, kondisi kritis ditandai dengan meningkatnya pernyataan- pernyataan bernuansa ancaman, ketegangan, dan kecurigaan yang bila tidak ditangani dengan baik maka dapat menimbulkan salah paham yang berujung fatal. Ketiga, karena ada kebutuhan untuk membangun kondisi psikologis atau aura tertentu bagi pemerintah. Biasanya kritik dari media massa atau momen pemilu kerap ditanggapi melalui kegiatan kunjungan pejabat tinggi seperti itu.

Salah satu seri kunjungan yang menarik adalah timbal balik kunjungan pejabat dari Amerika Serikat dan China ke Indonesia. Perdana Menteri China WenJiabaomengunjungi Indonesia tiap tahun sejak 2010.Pada 2010, agenda besar yang diangkat adalah ASEAN, negosiasi ulang soal permintaan penurunan tarif impor hingga nol bagi 228 pos kerja sama perdagangan antarnegara, dan tentu saja peningkatan kerja sama ekonomi.

Tahun 2011 Wen datang lagi; menegaskan pada Indonesia dan ASEAN bahwa China berniat baik untuk tumbuh bersama-sama dengan negara di kawasan ini. Kunjungan dari China tersebut bergantian dengan kedatangan tamu-tamu agung dari AS seperti Presiden Barack Obama dan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton.Karena kunjungan tersebut,kerangka kerja sama antara Indonesia- China dan Indonesia-AS samasama diperkuat.

Wujudnya mulai urusan pendidikan, kerja sama ekonomi hingga militer. Baik kepada China maupun AS,Indonesia sama-sama antusias menyambut baik berbagai tawaran kerja sama yang ada. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahkan menanggapi dengan melakukan kunjungan kerja ke Beijing dan menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Tsinghua. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa juga mengundang kehadiran Menteri Luar Negeri China bulan lalu untuk menghadiri Komite Kerja Sama antara pemerintah China-Indonesia untuk hubungan bilateral kedua negara.

Sebagai imbal balik, Menteri Luar Negeri China Yang Jiechi mengusulkan agar Presiden RI menemui Presiden Hu Jin Tao di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi APEC di Vladivostok Rusia awal September ini. Untuk AS, Indonesia menjanjikan kerja sama militer dan sosial politik yang lebih kuat.Indonesia juga menanggapi positif peringatan AS akan bahaya terorisme.

Kita masih ingat bahwa segala kegiatan saling kunjung tersebut terjadi dalam momen di mana China dipersepsikan oleh AS sebagai "rising star", bintang yang sedang bersinar, tetapi melupakan tanggung jawabnya untuk menjaga perdamaian di kawasan. Kasus ancaman dari China kepada para tetangga di Laut China Selatan seakan menegaskan tudingan tersebut. Di sisi lain,China merasa label yang disematkan padanya tidaklah tepat.

China adalah negara besar yang sedang berbenah diri dan tidak berniat buruk. Berbeda dengan AS, China memilih untuk tidak secara langsung menuding atau mengkritik AS. China memilih untuk mendekati satu persatu negara di kawasan Asia (terakhir hingga ke India dan Sri Lanka), menawarkan kerja sama militer dan ekonomi serta mengucurkan dana-dana investasi dalam jumlah yang signifikan.

Lebih dari itu, sejarah emosional dengan negara-negara tetangga di Asia juga diangkat. Faktor kesamaan kekayaan budaya,misalnya,kerap membuat gembira orang Indonesia yang mendengar pidato pejabat China. Di sisi lain, pemerintah China pun menggiatkan memori masyarakat akan keterkaitan peradaban antara Indonesia-China. Baru-baru ini ada permintaan agar 1.000 orang dari China bisa melakukan napak tilas ke Semarang untuk melacak perjalanan Laksamana Cheng Ho,dari perairan sungai Banjir Kanal Barat sampai Kelenteng Sam Poo Khong.

AS tidak tinggal diam.Kubu partai Demokrat maupun Republikan sama-sama mengutarakan pentingnya kawasan Asia dalam agenda luar negeri AS dan betapa strategisnya peranan Indonesia di sana.Misalnya Pentagon yang menyatakan bahwa hingga 2020, ada 60% angkatan laut AS yang ditempatkan di kawasan Asia-Pasifik dan bahwa akan ada penempatan sistem antimisil nuklir yang ditempatkan di Asia Timur.

Sejauh ini sudah 2.500 personel angkatan laut AS yang ditempatkan di kawasan ini. Bukan hanya dengan Indonesia, AS sudah menggaet India,Taiwan dan juga negara lain di Asia Selatan untuk membangun kerja sama militer dengannya. Jadi, tidak dapat disangkal bahwa Indonesia berada di antara dua kubu kekuatan yang sedang berusaha mencari dukungan dan saling membentuk persepsi. Berita baiknya adalah bahwa Indonesia mendapat tempat istimewa di hati AS maupun China.

Catatannya adalah agar Indonesia memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kekuatan Indonesia untuk berpikir independen dan berani bersikap tegas terhadap kekuatan-kekuatan yang sekadar mencari sekutu. Contoh pusaran AS-China yang harus disikapi Indonesia adalah kasus penyelesaian konflik di Laut China Selatan. AS tak ingin kemudahannya melakukan bisnis lewat kawasan ini terganggu sementara China pun merasa bahwa ada kepentingannya yang terusik bila bisnis dilakukan seperti biasanya.

Belum lagi,China punya kegeraman sendiri karena sejarah Laut China Selatan yang menurut mereka harus kembali ke pangkuannya. Faktor sejarah dan psikologis macam ini menuntut Indonesia agar memainkan peranan lebih aktif untuk menegaskan kepada AS maupun China bahwa cara-cara militer, segala wujud ancaman dan penggentaran melalui military build-up (penambahan penempatan pasukan dan teknologi militer) di kawasan Laut China Selatan bukanlah cara-cara yang bijak untuk mencari penyelesaian damai.

Dialog dan diplomasi dapat dengan mudah terputus jika kedua belah pihak mengumbar pernyataan-pernyataan tajam satu terhadap yang lain. Lebih dari pernyataan damai seperti Declaration of Conduct, secara bertahap Indonesia perlu menorehkan sejarah baru dalam konteks pembangunan mekanisme dan mudah-mudahan hukum internasional baru terkait pengelolaan laut bebas yang belum masuk dalam wilayah Zona Ekonomi Eksklusif, termasuk pengelolaan batas wilayah laut.

Dulu Indonesia adalah kontributor penting dalam penciptaan aturan batas teritori di laut. Ini trademark Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia.Tokoh diplomasi seperti Ir Djuanda, Mochtar Kusumaatmadja, dan Hasjim Djalal memainkan peranan penting dan berjasa bagi negara-negara maritim dunia karena Deklarasi Djuanda, UNCLOS,juga karena keaktifannya di International Seabead Authority.

Kini saatnya Indonesia menghidupkan lagi keunggulan diplomasinya dalam meredam ketegangan antara kubu-kubu kekuatan dunia, terutama yang menyangkut diplomasi di perairan/laut. Terhadap China, Indonesia perlu memperkuat kerangka penyelesaian masalah lewat ASEAN Plus. Ini merupakan kerja berat karena ketegangan yang selama ini berkembang di Laut China Selatan telah mengoyak rasa saling percaya dalam ASEAN.

Sesudah melakukan rangkaian shuttle diplomacy, Indonesia perlu mencari instrumen baru untuk membangkitkan kepercayaan diri ASEAN ketika berhadapan dengan China dan AS. Jangan sampai psikologis sebagai gabungan negara yang kebanyakan terdiri dari negara kecil ini terganggu hanya karena mulut manis ataupun ancaman negara besar. Inilah saatnya bagi Indonesia untuk bersinar dalam dunia diplomasi. (IRIB Indonesia/Sindo/PH)

*) Direktur Pascasarjana Bidang Diplomasi, Universitas Paramadina 

0 Iran Lengkapi Pesawat Tanpa Awaknya Dengan Sistem Rudal

Image-7318Iran Lengkapi Pesawat Tanpa Awaknya Dengan Sistem Rudal - Wakil Menteri Pertahanan Republik Islam Iran, Mohammad Eslami menyatakan, "Kami sedang berusaha melengkapi pesawat tanpa awak dengan sistem rudal."
Hal itu dikemukakan Eslami dalam wawancaranya dengan Fars News. Menyinggung kemampuan Republik Islam Iran di bidang pesawat tanpa awak, Eslami mengatakan, "Dalam manuver terbaru Pasukan Garda Revolusi Iran (Pasdaran) dikerahkan pesawat tanpa awak dan sesuai program kami sedang berusaha memasang sistem rudal pada pesawat tersebut."
"Karrar pesawat tanpa awak pengebom jarak jauh Iran pertama dipamerkan dua tahun lalu di peringatan Hari Industri Militer Iran yang acaranya dihadiri oleh Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad."
Karrar, pesawat pengebom itu memiliki berbagai kemampuan dan mampu beroperasi hingga 1.000 dilometer serta dapat meningkatkan ketinggian terbang.
Eslami juga menyinggung perampasan pesawat tanpa awak modern Amerika Serikat dan mengatakan, "Kami telah mengawasi pesawat tersebut dari sumber-sumber jelas dan terselubung dan kami tahu bahwa mereka memasang berbagai sensor pada pesawat tersebut yang dapat mengumpulkan berbagai bentuk informasi.
Eslami juga menegaskan, "Berdasarkan analisis, kami yakin mereka (AS) memasang sensor-sensor tertentu dengan kapasitas tertentu, akan tetapi pemburuan kami terhadap pesawat tersebut telah membuat dugaan kami berubah menjadi keyakinan."

0 Sistem Anti Rudal Iran Mendekati Sempurna

Image-7338Sistem Anti Rudal Iran Mendekati Sempurna - Panglima Pangkalan Pertahanan Udara Khatamul Anbiya, Brigjen Farzad Esmaili menyatakan, "Kami akan memproduksi sebuah sistem yang memiliki kemampuan lebih banyak dibandingkan sistem anti-rudal S-300."
Seperti dilansir IRIB, dia menambahkan, "Tahun lalu kami berada di satu tahap produksinya, akan tetapi tahun ini kami berada di tingkat yang sudah memasuki tahap deteksi ancaman, produksi seluruh komponennya dengan bantuan sektor industri dan universitas, serta telah memasuki tahap perampungan."
Ditambahkannya bahwa sistem tersebut lebih maju dibanding sistem S-300 produksi Rusia. "Kami tidak menemukan masalah dalam sistem radar, identifikasi dan penguncian, yang semuanya telah dirampungkan dan dan dalam tahap penyempurnaan."
Menurutnya, produksi sistem anti-rudal tersebut melalui proses yang sangat rumit dan proses identifikasi dan penghancuran target memerlukan kesabaran, ketelitian, dan keahlian tinggi.
Menyinggung penolakan Rusia menyerahkan sistem anti-rudal S-300 kepada Iran, Esmaili mengatakan, "Sejak saat itu pula, kami memulai produksi sistem anti-rudal yang menyerupai S-300."

Selasa, 04 September 2012

0 12 Konsol Game Yang Tidak Laku Di Dunia

Kadang-kadang, tidak apa-apa jika Anda adalah perusahaan besar seperti Sega atau Atari. Yang diperlukan hanyalah satu ide yang buruk dimasukkan ke dalam produksi bangkrut Anda, yang merupakan kasus dengan banyak sistem di daftar ini. Banyak yang kurang dari 20 permainan yang dikembangkan bagi mereka dan satu (Gizmondo) bahkan para pendirinya terkait dengan kejahatan terorganisir.

Kecenderungan lain yang tampaknya menjadi populer pada 1990-an adalah menambahkan CD berbasis-on. Jarang menambahkan kemampuan grafis yang benar ke konsol, add-on benar-benar akan berfungsi sebagai full-motion video dan CD player. Lainnya kumuh, secara harfiah dalam kasus Boy's Virtual.

1.
Nintendo Virtual Boywww.semua-nyata.blogspot.com
Dengan layar bewarna merah dan hitam layar dijamin mata Anda akan sakit selama berjam-jam setelah gameplay.

2.
Philips CD-iwww.semua-nyata.blogspot.com
Ini hanya bermain CD interaktif dan lebih dari VCD player interaktif dari game konsol yang benar.

3.
Tiger Game.comwww.semua-nyata.blogspot.com
Dalam mode Tiger klasik, Game.com menampilkan layar sentuh monokrom.

4.
Atari 7800 Systemwww.semua-nyata.blogspot.com
Ini adalah produk paling gagal dari atari

5.
Gizmondowww.semua-nyata.blogspot.com
Gizmondo pendiri berakhir sampai sedang dihubungkan dengan kejahatan terorganisir.

6.
Vectrex Consolewww.semua-nyata.blogspot.com
Bentuknya yang kurang menarik membuat banyak orang yang tidak menyukai produk ini

7.
Panasonic 3DO FZ10 Consolewww.semua-nyata.blogspot.com
Sementara versi Panasonic dari 3DO adalah yang paling sukses dari seluruh produk console game buatan panasonic, tidak cukup untuk menyelamatkan konsol dari ambang kebangkrutan.

8.
Atari Lynxwww.semua-nyata.blogspot.com
Atari mencoba memasuki pasar game portabel tetapi akhirnya gagal sedih dengan Lynx.

9.
Atari Jaguar CD

www.semua-nyata.blogspot.com
Sementara Jaguar asli dapat dianggap sukses moderat, CD Jaguar pengaya adalah bencana yang lengkap yang melahirkan total 15 pertandingan.

10. Nintendo 64DD
www.semua-nyata.blogspot.com
Produk ini gagal di publikasi karena banyak yang tidak suka dengan produk ini

11. CBS Colecovision
www.semua-nyata.blogspot.com
Sayangnya, menggunakan Numpad untuk sebuah game konsol tidak berarti pasti akan sukses.

12. Sega CD
www.semua-nyata.blogspot.com
Tampaknya CD berbasis bergaya hanya saja bukan ide yang baik di tahun 1990-an.

0 “Bunda Maria Mengenakan Jilbab, Bagaimana Bisa Saya Melarang Pemakaian Jilbab”


Mantan Menteri Dalam Negeri Italia, Roberto Maroni menolak dengan tegas untuk menandatangani sebuah ketentuan larangan pemakaian busana khusus Muslimah atau jilbab.

"Jika Bunda Maria tampil dengan mengenakan jilbab di semua foto-fotonya, bagaimana Anda bisa meminta saya untuk menandatangani undang-undang pelarangan jilbab?" katanya sebagaimana dikutip Press TV (4/9)

Para anggota parlemen Italia menyarankan bahwa pemakaian jilbab Islam di tempat-tempat umum ditetapkan sebagai tindakan pelanggaran yang akan terjerat hukuman pidana.

Pada tahun 2004, politisi di wialyah utara Italia, membangkitkan kembali ketetapan lama publik soal larangan pemakaian topeng.

Langkah itu dimaksudkan untuk menjustifikasi upaya menghentikan kaum Muslimah yang memakai burka atau jilbab. (IRIB Indonesia/MZ)

0 Israel; Menanti Restu Paman Sam untuk Serang Iran


Tarik-menarik antara Amerika Serikat dan Israel menyangkut serangan ke Republik Islam Iran tampaknya semakin intensif. Para pejabat Washingon dan Tel Aviv tidak mampu lagi menyembunyikan perselisihan mereka dengan basa-basi diplomatik.

Indikasi yang paling mencolok terkait perbedaan mereka dapat disaksikan dari pernyataan Jenderal Martin Dempsey, Kepala Staf Gabungan AS. Dia baru-baru ini mengatakan dalam sebuah konferensi pers di London bahwa dirinya tidak ingin terlibat jika Israel memilih menyerang Iran. Dempsey pun memandang, bila Israel melangsungkan serangan itu, maka hal tersebut dianggap sebagai tindakan ilegal.

Harian Yediot Ahronoth menilai sikap Demspsey itu menunjukkan tajamnya friksi antara pejabat Israel dan Amerika.

Jenderal AS ini berpendapat bahwa serangan Israel hanya akan menunda pengembangan program nuklir Iran, tapi tidak akan menghancurkan itu sepenuhnya.

Ini adalah pukulan terbaru bagi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan kabinetnya. Meski demikian, Menteri Peperangan Israel Ehud Barak dan mereka yang pro-aksi militer, percaya serangan ke Iran sebelum negara itu mencapai kemampuan nuklir akan memiliki konsekuensi lebih sedikit daripada ketika mereka menguasai nuklir.

Iran membantah keras tudungan Barat soal pengembangan senjata nuklir. Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei dengan tegas menyatakan haram hukumnya mengembangkan atau memproduksi senjata pembunuh massal tersebut.

Berbagai laporan intelijen AS sampai sekarang gagal menemukan bukti pengalihan program nuklir sipil Iran ke aspek militer. Namun, Israel menegaskan ambisi Iran memperoleh senjata nuklir dalam upaya untuk membentuk sebuah front bersatu melawan Republik Islam. Rezim Zionis itu tidak memiliki alasan rasional untuk membenarkan serangan militer terhadap Iran. Jenderal Dempsey bahkan menegaskan bahwa laporan intelijen tidak menjelaskan ambisi Tehran.

AS menegaskan prinsipnya untuk mempertahankan sanksi ekonomi terhadap Iran dan percaya bahwa serangan Israel akan menghancurkan aliansi internasional yang telah dibangun oleh Washington untuk menekan Tehran. AS mendesak Israel memberi waktu lebih lama untuk berdiplomasi dengan Iran dan mempertahankan sanksi internasional atas Tehran.

Ketua Komite Intelijen DPR AS Mike Rogers mengatakan, Tel Aviv berpikir bahwa mereka akan mampu meyakinkan Washington untuk bergabung dalam serangan militer ke Iran setelah pemilu November.

Menurut Yedioth Ahronoth, Netanyahu mengkritik tajam kebijakan lunak Presiden Barack Obama terhadap Iran. Dia mengatakan, "Obama dan orang-orangnya justru menekan kita untuk tidak menyerang fasilitas nuklir Iran."

Netanyahu akan berbicara mengenai bahaya program nuklir Iran dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB di New York, September mendatang. Namun belum jelas apakah ia akan bertemu dengan Obama selama kunjungan ke Negeri Paman Sam pada 27-30 September. Pertemuan terakhir Netanyahu dan Obama terjadi pada Maret lalu di Gedung Putih.

Sebenarnya, masalah antara AS dan Israel tidak berhubungan dengan waktu kemungkinan serangan. Tapi ini berkaitan dengan perkiraan konsekuensi dari perang yang akan menyebar ke luar Timur Tengah.

Di pihak lain, Tehran telah mengeluarkan peringatan keras bahwa jika Tel Aviv membuat kesalahan dengan melancarkan serangan terhadap Iran, maka hal itu akan berarti kehancuran bagi Israel. (IRIB Indonesia/RM)

0 India dan Cina Akur dan Merencanakan Manuver Militer Kolektif



Cina dan India sepakat mengaktifkan kembali manuver militer bersama setelah tertangguhkan selama empat tahun. Demikian ungkap Menteri Pertahanan India AK Antony.

"Kami telah memutuskannya (untuk memulai latihan militer)," kata Antony kepada para wartawan setelah pertemuannya dengan timpalannya dari Cina, Liang Guanglie di ibukota India, New Delhi, Selasa (4/9).

New Delhi dan Beijing menangguhkan manuver militer kolektif mereka sejak tahun 2008 setelah serangkaian friksi diplomatik.

"Kami membahas banyak masalah terkait situasi di Asia Selatan, Asia-Pasifik dan kami telah menyelesaikan banyak isu," kata Antony, mengacu pada topik yang dibahas selama pertemuan.

"Kami melakukan diskusi jujur ​​dan dari hati ke hati terakit semua masalah ... termasuk kawasan perbatasan," tambahnya.

Kedua negara terlibat konflik bersenjata di perbatasan Himalaya yang disengketakan pada tahun 1962, dan sejak itu digelar 14 putaran perundingan menyelesaikan sengketa teritorial mereka.

Menteri Pertahanan Cina juga menegaskan bahwa kedua negara telah sepakat meningkatkan kerjasama militer.

"Kami telah mencapai kesepakatan di bidang kunjungan tingkat tinggi dan pertukaran personil, keamanan maritim ... dan kerjasama antara angkatan laut kedua negara," kata Guanglie. "

Guanglie tiba di India pada hari Ahad (2/9) dalam kunjungan empat-hari, yang merupakan kunjungan pertama di tingkat ini dalam delapan tahun terakhir.(IRIB Indonesia/MZ)

0 AU Mesir dan Amerika Mulai Manuver 10 Hari



Sumber-sumber militer Mesir mengkonfirmasikan dimulainya manuver militer bersama angkatan udara negara ini dan Amerika Serikat yang akan berlangsung selama 10 hari mendatang di Mesir.

Fars News mengutip laporan koran el-Youm el-Sabe (4/9) menyebutkan, "Angkatan Udara Mesir hari ini (Selasa) memulai manuver militer bersama dengan Angkatan Udara Amerika Serikat selama 10 hari mendatang."

Sejumlah skuardon Angkatan Udara Amerika Serikat telah tiba di pangkalan udara Genaklis, Mesir. Tujuan pelaksanaan manuver tersebut adalah peningkatan kerjasama kolektif angkatan udara kedua negara dan mengevaluasi koordinasi operasional pasukan dalam melaksanakan operasi. (IRIB Indonesia/MZ)

Senin, 03 September 2012

0 Muslim Jerman Putuskan Kerjasama dengan Pemerintah


Muslim Jerman geram atas aksi propaganda baru Berlin yang menilai kecenderungan Islam di kalangan pemuda sebagai indikasi keterlibatan mereka dalam kegiatan terorisme.

Dalam reaksi poster anti-Islam kontroversial yang diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri Jerman, empat kelompok Muslim mengecam keras langkah tersebut dan menilainya "tuduhan kolektif" terhadap empat juta Muslim di Jerman.

Kelompok-kelompok Muslim terkemuka - Dewan Pusat Muslim di Jerman, Uni Islam Turki untuk Urusan Agama, Federasi Pusat Kebudayaan Islam dan Asosiasi Islam Bosnia di Jerman – menghentikan kerjasama keamanan mereka dengan pemerintah, bantuan dari pihak masjid kepada pemerintah untuk mendeteksi tersangka pelaku teroris.

Poster ini menunjukkan foto pemuda keturunan Muslim dengan tulisan "Hilang," dan seruan kepada keluarga Jerman untuk menghubungi layanan konsultasi pemerintah jika mereka melihat tindakan sembunyi-sembunyi oleh anak-anak mereka.

Dalam poster itu ditulis keterangan, "Ini adalah anak kami. Kami merindukannya, karena sudah ia sama seperti dululagi. Kami takut kita benar-benar akan kehilangannya dalam kefanatikan agama dan kelompok-kelompok teroris.

Berlin dijadwalkan untuk mendistribusikan poster di pusat perbelanjaan dan di jalan-jalan mulai bulan September.(IRIB Indonesia/MZ)

search

YANG NYASAR DI BLOG