Pages

Sabtu, 17 November 2012

0 Hamas: Aturan Main Sudah Berubah, Gencatan Senjata Sulit Tercapai



Wakil Ketua Biro Politk Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas), Mousa Abu Marzuq menyatakan menerima banyak kontak tentang upaya gencatan senjata di Gaza akan tetapi gencatan senjata tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

FNA (17/11) melaporkan, Abu Marzuq mengatakan, "Gencatan senjata sulit dicapai dalam waktu dekat." Pejabat Hamas ini menolak memberikan keterangan lebih lanjut dalam hal ini, akan tetapi dia hanya memastikan bahwa gencatan senjata tidak mungkin tercapai segera.

Hamas menolak gencatan senjata dengan Israel, seperti yang telah diberlakukan di masa lalu. Hamas menuntut pencabutan blokade terhadap Gaza, karena "aturan main" di medan perang sudah berubah.

Kini kelompok-kelompok muqawama Palestina berhasil mengguncang wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak terjangkau roket-roket muqawama, termasuk Tel Aviv dan Baitul Maqdis (Jerusalem).

Dalam hal ini, Ahmad Yusuf, seorang pemimpin Hamas mengatakan, "Situasi telah berubah, sekarang kami tidak akan menerima gencatan senjata seperti di masa lalu. Aturan main telah berubah, tingkat kerusakan tinggi dan oleh karena itu, gencatan senjata sekarang harus berbeda dengan masa lalu. Blokade darat, laut dan udara terhadap Gaza harus diakhiri."

Sejak Rabu (14/11), rezim Zionis Israel melancarkan serangan ke Gaza dan bahkan militer Israel telah menyiagakan 75 ribu pasukan cadangan yang diklam Tel Aviv dalam rangka mempersiapkan serangan darat ke Gaza.

Berdasarkan laporan terbaru, jumlah syuhada Palestina mencapai 31 orang, sementara jumlah korban luka-luka mencapai 350 orang.(IRIB Indonesia/MZ/RM)

search

YANG NYASAR DI BLOG