Pages

Selasa, 21 Agustus 2012

0 Rusia Memperingatkan Pengiriman Senjata ke Suriah


Deputi Menteri Luar Negeri Rusia Gennady Gatilov menyatakan tidak dapat diterima pengiriman senjata dan peralatan militer kepada kelompok pemberontak Suriah dan menyerukan penghentian langkah itu.

IRNA melaporkan, Gatilov, Senin malam (20/8) di Twitternya menulis, "Ada banyak bukti yang menunjukkan suplai senjata buatan negara-negara Barat kepada kelompok pemberontak Suriah melalui negara-negara ketiga."

"Dalam kondisi dimana pertumpahan darah di Suriah semakin parah, dinas-dinas intelijen Inggris dan Amerika Serikat malah mendukung pasokan logistik militer kepada kelompok-kelompok bersenjata anti-pemerintah," tambahnya.

Kementerian Luar Negeri Rusia, Senin sore dalam sebuah pernyataan juga mengatakan bahwa ada banyak informasi di media-media Barat yang menunjukkan pengiriman senjata kepada oposisi pemerintah Suriah melalui negara-negara ketiga, termasuk Libya, Turki dan Lebanon.

Beberapa negara Arab di Teluk Persia mengeluarkan dana untuk membayar senjata-senjata itu, tambah pernyataan tersebut.

Kemenlu Rusia menandaskan, Moskow berkali-kali mengumumkan bahwa pengiriman senjata ke Suriah tidak dapat diterima dan kami memperingatkan dampak-dampak langkah itu kepada mereka yang telah mengemukakan ide tersebut.

Pernyataan itu menegaskan bahwa pengiriman senjata ke Suriah sangat berbahaya, mengingat anasir-anasir teroris yang berafiliasi dengan organisasi dan kelompok teroris dan ekstrim internasional telah meningkatkan operasinya di negara itu. (IRIB Indonesia/RM)

search

YANG NYASAR DI BLOG