Pages

Sabtu, 02 April 2011

0 Cara Umar bin Abdul Azis Mendidik Putranya

Dalam keletihan perjalanan dan kehabisan bekal makanan, Nabi Musa as bersama Khidhir singgah di sebuah perkampungan. Tapi tidak ada seorang pun di kampung itu yang berkenan menerimanya sebagai tamu yang berhak dijamu dan dihormati. Penduduk kampung pelit dan tidak mau memberi. 
Oleh: Muhith Muhammad Ishaq
Dalam perjalanan, keduanya mendapati sebuah tembok miring yang hampir roboh. Nabi Musa dan Khidir merenovasi tembok miring itu hingga kembali berdiri kokoh. Nabi Musa sempat mengusulkan, “Jika kamu mau, niscaya kamu bisa mengambil upah untuk itu”.
Pernyataan Nabi Musa menjadi batas perjanjian dan perpisahan keduanya. Namun sebelum keduanya berpisah, Khidhir menjelaskan pengalaman perjalanannya kepada Nabi Musa, hingga pada kisah tembok yang di kampung pelit itu. 
“Adapun dinding rumah adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua. Sedang ayahnya adalah seorang yang shalih. Maka Tuhanmu menghendaki agar mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu. Dan bukanlah aku melakukannya itu menurut kemauanku sendiri. Demikian itu adalah tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya," (QS 18:82)
Dalam salah satu episode kisah Nabi Musa bersama orang shalih yang sering disebut Khidhir dalam surah al-Kahfi (QS.18) di atas, terdapat fragmen kisah yang menginspirasi para orangtua dalam menjaga masa depan anak-anaknya.
Kesibukan di setiap awal tahun ajaran baru di negeri ini selalu ditandai dengan kesibukan para orangtua untuk pendidikan yang berkualitas demi masa depan anak-anak.
Kesalihan orangtua menjadi faktor utama yang menjamin dan melindungi masa depan anak-anak itu dari bahaya yang mengancam masa depannya. Apalagi jika keshalihan orangtua didukung oleh kesalihan anak-anaknya. 
Hari terakhir Umar bin Abdul Azis menjadi khalifah Bani Umayyah, ia didatangi oleh Maslamah bin Abdul Malik. Ia adalah salah seorang keluarga Abdul Malik bin Marwan/keluarga Bani Umayyah yang mengingatkan Umar bin Abdul Aziz dengan mengatakan, “Wahai Amirul mukminin, sesungguhnya engkau telah membuat anak-anakmu ini miskin. Padahal harta negara berlimpah. Mengapa engkau tidak berwasiat tentang anak-anakmu ini kepada kami agar hidup layak sebagaimana keluarga Bani Umayyah yang lain? 
Umar bin Abdul Aziz berkata, “Bangunkan dan sandarkan aku." Lalu ia berujar tentang pernyataan Maslamah yang menganggapnya telah membuat miskin anak-anaknya itu. "Demi Allah saya tidak menghalangi dari hak mereka, tetapi saya tidak memberikan yang bukan haknya. Tentang wasiat yang engkau sampaikan:  Sesungguhnya pelindungku ialah yang telah menurunkan al-Kitab (al-Qur’an) dan Dia melindungi orang-orang yang shalih," kata Umar seraya mengutip QS.7: 196.
Selanjutnya Umar bin Abdul Aziz menegaskan: Anakku kemungkinannya adalah satu dari dua pilihan. Kemungkinan pertama, ia menjadi orang-orang shalih yang bertaqwa kepada Allah, maka pastilah Allah yang akan memberikan jalan keluar dari semua masalah yang akan mereka hadapi. Atau kemungkinan kedua, mereka menjadi ahli maksiat, maka saya tidak akan pernah menjadi fasilitator bagi perbuatan maksiatnya. 
Kemudian Umar bin Abdul Aziz memanggil anak-anaknya (semua laki-laki berjumlah tiga belas), setelah mereka berkumpul di hapadannya ia pandangi satu persatu putranya itu. Kemudian ia berkata di hadapan Maslamah bin Abdul Malik, “Anak-anak muda yang hendak aku tinggalkan dalam keadaan miskin tidak memiliki kekayaan sedikitpun, sesungguhnya saya bersyukur kepada Allah, meninggalkan anak-anak muda ini dalam keadaan baik."
Umar melanjukan, "Wahai anak-anakku, sesungguhnya ayahmu berada dalam dua pilihan. Pertama,meninggalkan kalian dalam keadaan kaya, tetapi ayahmu akan masuk neraka karena memberikan fasilitas yang bukan hak kalian. Kedua, meninggalkan kalian dalam keadaan miskin, tapi ayahmu berpeluang masuk surga karena ayah hanya meninggalkan yang memang menjadi hak kalian.” lalu Umar bin Abdul Aziz lebih senang meningalkan mereka dalam keadaan miskin tetapi shalih dan bertaqwa. 
Riwayat berikutnya menyebutkan bahwa setahun setelah wafat ayahnya itu, anak-anak Umar bin Abdul Aziz telah tercatat sebagai para muzakki (pembayar zakat) yang menandakan bahwa mereka berkemampuan dan berdaya secara financial. 
Kesalihan dan ketaqwaan semua pihak, anak didik, orangtua, guru, lingkungan masyarakat, sangat berharga bagi masa depan anak-anak ini melebihi faktor lainnya. Maka membiasakan mereka untuk bermoral terhormat, jauh dari kehinaan, mendisiplinkan diri untuk taat kepada Allah SWT, menghiasi diri dengan akhlak dan sikap-sikap mulia akan membantu anak-anak meraih masa depan gemilang bagi kejayaan umat, bangsa dan negara.
“…Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan,”(QS 58:11).
source : (Majalah SABILI No 01 TH XVIII)

0 Tips Menghindari Motor Anda Dicuri


Kejahatan memang tak akan pernah hilang dimuka bumi ini sepanjang penghuninya adalah manusia haa..aahaaa, namun semua itu bisa kita hindari dengan berbagai usaha dan baru kita bertawakal pada Allah, ya ini TIPS mudah-mudahan bermanfaat.


Humas Polda Metro Jaya memberikan tips cara menghindari motor Anda dicuri.

1. Gunakan kunci ganda.
Kunci standar tidak akan mampu menyelamatkan motor Anda. Kunci leher stang sepeda motor nudah dipatahkan. Setelah patah, dalam waktu kurang dari 1 menit kunci T universal akan mampu menghidupkan mesin motor Anda. Kunci T adalah peralatan standar yang dimiliki pencuri. Untukmitu selalu gunakan kunci ganda.

2. Ganti kunci starter standar dengan kunci yang lebih sulit dijebol/ditiru.

3. Gunakan kunci rahasia yang benar-benar rahasia. Kunci ini biasanya terhubung dengan kelistrikan motor. Si pencuri tidak akan bisa menghidupkan mesin meskipun sudah berhasil membobol kunci strarter kecuali dia sudah mengetahui rahasianya. Kunci ini sudah banyak yang dijual instant di pasaran dengan menggunakan semacam password. Anda bisa juga membuat sendiri jika Anda mengerti.

4. Gunakan alarm. Sebaiknya alarm yang benar-benar berkualitas . Sebab jika suatu saat konslet, maka Anda terpaksa mematikannya, dan itulah saat yang ditunggu-tunggu oleh pencuri. Kadang-kadang mereka sengaja menyenggol motor Anda berkali-kali sehingga Anda berpikiran bahwa alarm motor Anda konslet dan menonaktifkannya. Saat ini pencuri sudah semakin bermodal. Mereka sudah bisa menyewa mobil boks. Maka semua metode 1-3 di atas menjadi sia-sia karena mereka bisa membawa motor dalam kondisi terkunci dengan menggunakan mobil boks. Metode ke-4 pun juga akan sia2 apabila si pencuri menggunakan kekerasan. Sebagai solusinya, ada metode ke-5

5. Asuransikan motor Anda. Ini sebenarnya bukan tergolong langkah pencegahan. Ini adalah langkah recovery terhadap sakit hati Anda akibat motor kesayangan Anda dicuri orang. Pilihlah asuransi yang direkomendasikan di Pintu Net : Saat ini semua motor yang dibeli dari dealer atau dicicil biasanya sudah dilindungi dengan asuransi. Tapi jangan sampai lupa menunda-nunda untuk memperpanjang asuransi apabila kontraknya sudah habis. Anda tidak akan pernah tau kapan hari sial Anda kecuali Anda gemar membaca artikel ramal-meramal.(binsar)

Source : pos kota

Selasa, 29 Maret 2011

0 Download Kisah 25 Nabi

Nama-Nama 25 Nabi dan Rasul (utusan Allah) :
1. Adam as.
2. Idris as.
3. Nuh as.
4. Hud as.
5.Saleh as.
6. Ibrahim as.
7. Ismail as.
8. Luth as.
9. Ishaq as.
10. Ya'qub as.
11. Yusuf as.
12. Syu'aib as.
13. Ayyub as.
14. Zulkifli as.
15. Musa as.
16. Harun as.
17. Daud as.
18. Sulaiman as.
19. Ilyas as.
20. Ilyasa as.
21. Yunus as.
22. Zakaria as.
23. Yahya as.
24. Isa as.
25. Muhammad Saw.

Download

Minggu, 27 Maret 2011

0 Keistimewaan Pembaca dan Penghafal Al-Quran


  • Syafaat 10 anggota keluarga ke syurga.
  • Dari Ali bin Abu Talib,katanya Rasulullah s.a.w bersabda,maksudnya :"Barang siapa membaca al-quran dan menghafalnya, Allah akan memasukkannya ke dalam syurga dan memberi hak syafaat kepadanya untuk sepuluh anggota keluarganya, mereka semuanya telah ditetapkan untuk masuk syurga."(Riwayat Ibnu Majah dan At-Tirmizi).
  • Berada dalam rahmat Allah.
  • Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah s.a.w bersabda,maksudnya : "Tidak ada orang yang berkumpul di salah satu rumah Allah untuk membaca dan mempelajari al-Quran,kecuali mereka akan memperolehi ketenteraman,diliputi rahmat,dikelilingi para malaikat dan mereka sentiasa disebut-sebut oleh Allah di kalangan para malaikat (yg di langit)."(Riwayat Muslim, At-Tirmizi,Ibnu Majah dan Abu Daud).
  • Diberi ganjaran pahala mengikut setiap huruf yang dibacanya dengan balasan pahala yang berlipat kali ganda.
  • Dari Abdullah bin Mas'ud r.a. ;katanya Rasulullah s.a.w bersabda,maksudnya:"Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah(al-Quran),maka dia akan memperolehi pahala satu kebajikan dan setiap satu pahala itu digandakan sepuluh kali.Aku tidak mengatakan bahawa Alif,Lam,Mim itu satu huruf,tetapi Alif itu adalah satu huruf,Lam satu huruf dan Mim satu huruf."(Riwayat At-Tirmizi dan Ad-Darimi)
  • Dianggap sebagai keluarga kesayangan Allah.
  • Disabdakan oleh Rasulullah s.a.w , dari Anas r.a. bahawa Rasulullah s.a.w bersabda: "Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga yang terdiri daripada makhluk manusia."Lalu Rasulullah ditanya:"Siapakah mereka itu ahai Rasulullah s.a.w.?"Jawab baginda:"Mereka adalah keluarga Allah dan orang istimewa bagi-Nya."(Riwayat Ahmad,Ibnu Majah,Ad-Darimi,Al-Hakim dan An-Nasaie).
  • Al-Quran sendiri akan memberi syafaat kepada pembaca dan penggemarnya di hari kiamat.
  • Daripada Abu Umamah al-Bahili r.a. katanya: Aku mandengar Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud: Bacalah Al-Quran,sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat bagaikan pemberi syafaat kepada tuannya."(Hadis riwayat muslim)
  • Dipakaikan mahkota pada hari kiamat.
  • Daripada Mu'az bin Anas r.a. bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud: "Sesiapa yang membaca Al Quran dan beramal dengan apa yang terdapat di dalamnya,Allah akan memakaikan kedua ibu bapanya dengan mahkota pada hari kiamat kelak.Cahaya mahkota tersebut lebih indah daripada cahaya matahari terhadap rumah-rumah yang ada di dunia.Maka apakah pandangan kamu tentang balasan yang akan diperolehi oleh orang ang membacanya sendiri?" (Hadis riwayat Abu Daud) 

search

YANG NYASAR DI BLOG